Sistem
pertanian vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan
secara vertikal atau bertingkat.
Sementara itu, vertikultur organik
adalah budidaya tanaman secara vertikal dengan menggunakan sarana media
tanam, pupuk, dan pestisida berasal dari bahan organik non kimiawi.
Sistem vertikultur merupakan solusi atau jawaban bagi yang berminat
dalam budidaya tanaman namun memiliki ruang atau lahan sangat terbatas.
Tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem vertikultur adalah tanaman yang berakar pendek (bayam, kangkung, selada, selederi, sawi), toga (sirih merah dll), bumbu dapur (jahe, kunyit) dan tanaman sayuran semusim (cabe, tomat, terong dll).
Sedangkan wadah yang digunakan bisa berupa paralon, bambu, dan talang air.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar